KARANGASEM, BALI EXPRESS - Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) dan Tawur Labuh Gentuh di Pura Agung Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem akan berlangsung pada bulan Maret ini.
Dengan demikian, pendakian ke Gunung Agung akan di tutup untuk sementara waktu.
Bendesa Adat Besakih, Jro Mangku Widiartha menyebut, penutupan pendakian tersebut dilakukan selama 29 hari. Terhitung mulai Minggu 29 Maret hingga 14 April 2024. Hal ini dilakukan guna karya tersebut berjalan dengan lancar.
Pasalnya pada saat itu Ida Bhatara Giri Tohlangkir Gunung Agung telah berstana di Pura Agung Besakih berkaitan dengan karya. “Penutupan pendakian ke Gunung Agung kita lakukan untuk menjaga kesucian Pura Agung Besakih selama berlangsungnya karya. Keputusan ini juga sudah melalui rapat bersama seluruh pihak-pihak terkait lainnya,” ujarnya, Kamis (29/2).
Apabila ada yang melakukan pendakian ke Gunung Agung saat karya IBTK, ditakutkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Selama ini, cukup banyak ada wisatawan yang melakukan pendakian secara sembunyi-sembunyi ke Gunung Agung tanpa ditemani oleh pemandu. Tapi, saat berlangsungnya Karya IBTK semuanya mau taat dan tidak nekat melakukan pendakian,” lanjutnya.
Dengan akan adanya penutupan ini, dikatakan sudah diberitahukan kepada seluruh pemandu pendakian supaya tidak ada yang naik gunung pada saat itu. “Saya harap, semuanya mengerti dan paham terkait imbauan yang kami berikan terkait ditutupnya pendakian ke Gunung Agung untuk sementara waktu. Mari kita sama-sama menjaga kesucian dari Pura Agung Besakih,” tandasnya.
Sementara, terkait dengan Karya IBTK di Pura Agung Besakih, seluruh persiapan telah dilakukan dengan matang. Baik terkait dengan bebantenan, jadwal persembahyangan dan yang lainnya. (*)