Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Perayaan Waisak di Bali, Umat Buddha Lepas 2.800 Burung

Putu Resa Kertawedangga • Jumat, 24 Mei 2024 | 02:58 WIB
Umat Buddha di Vihara Buddha Saktamuni, Denpasar melepaskan 2.800 ekor burung, Kamis (23/5).
Umat Buddha di Vihara Buddha Saktamuni, Denpasar melepaskan 2.800 ekor burung, Kamis (23/5).

DENPASAR, BALI EXPRESS - Memperingati Hari Raya Waisak, Umat Buddha di Vihara Buddha Saktamuni, Denpasar melepaskan 2.800 ekor burung, Kamis (23/5).

Pelepasan ribuan burung ini pun merupakan awal dari rangkaian perayaan waisak yang dirangkaikan dengan Puja Trisuci Waisak dan detik-detik Waisak pada 21.42 Wita.

 

Ketua Majelis Agama Buddha Cabang Denpsar, Pandita Madya Sutikno Gunawan mengatakan, perayaan Waisak ini adalah puncak dari sebulan kegiatan di Vihara. Diawali dengan mahajata, sebulan pendalaman darma, pindapata, dan pattidana.

Untuk hari ini diawali dengan baya dana, pelepasan burung ke alam bebas,” ujar Romo Sutikno.

 Baca Juga: API BERKOBAR! Rumah Warga di Karangasem Terbakar, Emas hingga Sertifikat Hangus

Menurutnya, dalam perayaan ini akan dilakukan pembacaan puja dan dirangkaian dengan detik-detik waisak yang jatuh tepat pda 21.42 Wita. Tema perayaan Waisak ini disebutkan memperkokoh persatuan dan keberagaman.

“Dengan demikian kami berharap kedepaan, mudah-mudahan kita sebagai bangsa Indonesia, tetap bersatu, saling menghormati, menghagari, dan mengasihi,” ungkapnya.

 Baca Juga: Dewan Badung Ingatkan Tak Ada Pemerasan Investor

Dalam perayaan Hari Raya Waisak ini, akan dihadiri sekitar 3 ribu orang. Untuk pemujaan sendiri akan mulai dilakukan pada pukul 18.30-22.00 Wita.

 

Sementara untuk pelepasan ribuan burung, ia menjelaskan, sebagai upaya pembebasan satwa yang terkurung. Sebab sebagai umat Buddha diharapkan dapat membebaskan mahluk dari marabahaya, ketakutan, dan khawatir.

 

“Karena semuanya ingin hidup bahagia dan bebas, maka dalam Buddhis kami mengenal Meta, cinta kasih,kasih sayang, terhadap semua mahluk hidup. Maka sebagai umat Budha senantiasa memiliki Meta kepada semua mahluk hidup, jangan sampai kita membunuh, melukai, merusak, apalagi kita tidak memberi kehidupan kepada mereka,” jelasnya. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#vihara #bali #denpasar #pelepasan #waisak #burung