BALIEXPRESS.ID - Toko Vape (Rokok Elektrik) Go Vaporizer di Jalan Pulau Komodo Nomor 22, Banjar Buana Asri, Desa Dauh Puri Kelod, Denpasar Barat, mengalami kebakaran pada Senin (24/6).
Masyarakat sekitar sempat mendengar suara ledakan saat kejadian.
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan, korban dari kebakaran toko vape ini bernama I Gede Yusnuarta.
Adapun api pertama kali muncul pada mesin showcase yang ada di dalam toko sekitar pukul 09.00 Wita.
Sehingga, pemilik toko mencoba memadamkan api dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Namun sebelum pemilik sempat memakai APAR, tiba-tiba showcase tersebut meledak, bahkan disertai sambaran api.
"Setelah adanya ledakan, api semakin membesar dan merembet ke etalase Vape yang posisinya tidak jauh dari showcase," tuturnya.
Sementara itu, menurut kesaksian karyawan toko vape Devinda Ayu, 20, waktu itu ia baru tiba di TKP.
Tapi sudah mendapati warga berkerumun dan terlihat api sudah cukup besar disertai suara ledakan di tempat kerjanya itu.
"Saksi dan warga mendengar ledakan sebanyak tiga kali dari dalam toko vape," tambahnya.
Perempuan ini lantas menghubungi pemilik toko. Selanjutnya sang pemilik pun melaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar.
Sebanyak enam unit mobil pemadam tiba di lokasi, hingga akhirnya amukan si jago merah berhasil dijinakkan.
Sayangnya toko tersebut beserta barang di dalamnya sudah ludes.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Diduga kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik pada mesin showcase.
Informasi yang dihimpun dari akun resmi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, bahwa pemilik toko Vape bernama I Kadek Nuada asal Sandakan Kangin, Sulangai, Badung.
Kerugian yang dialami pria itu akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp500 juta.
Editor : Nyoman Suarna