Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bupati Satria dan Wabup Tjok Surya Paparkan Program Pembangunan Klungkung 2025-2030

I Dewa Gede Rastana • Jumat, 7 Maret 2025 | 01:26 WIB
RENCANA : Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra memaparkan rencana pembangunan Kabupaten Klungkung periode 2025-2030.
RENCANA : Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra memaparkan rencana pembangunan Kabupaten Klungkung periode 2025-2030.

BALIEXPRESS.ID – Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra memaparkan rencana pembangunan Kabupaten Klungkung periode 2025-2030 dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Klungkung, Kamis (6/3/2025).

Dalam pidatonya di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kania, Bupati Satria menegaskan komitmennya untuk membawa Klungkung lebih maju dengan visi "Nangun Sat Kerthi Loka Bali", yang bertujuan menciptakan daerah yang harmonis, tenteram, dan makmur.

Sidang tersebut dihadiri oleh Gubernur Bali I Wayan Koster, para anggota DPRD dari Dapil Klungkung, Forkopimda Klungkung, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Klungkung, serta tokoh masyarakat dan perwakilan partai politik.

Dalam pidatonya, Bupati Satria menegaskan bahwa program kerja pemerintahannya akan menitikberatkan pada kesejahteraan sosial, ekonomi, dan pembangunan infrastruktur. “Kami siap menjalankan amanah masyarakat dengan penuh tanggung jawab. Program-program yang kami siapkan akan menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Salah satu isu prioritas adalah pengelolaan sampah, terutama optimalisasi Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center dan penanganan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sente yang sudah kelebihan kapasitas. “Kami akan menerapkan teknologi modern untuk mengelola sampah secara lebih efektif dan ramah lingkungan,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Satria juga menyoroti infrastruktur jalan dan layanan air bersih. Data terbaru menunjukkan penurunan kondisi jalan mantap dari 86,39% menjadi 82,02%, serta cakupan layanan air bersih perpipaan yang turun dari 76,85% (2020) menjadi 67,56% (2024). “Kami berkomitmen memastikan infrastruktur yang memadai guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sebagai langkah awal, Bupati Satria menargetkan sejumlah program unggulan dalam 100 hari kerja, termasuk reformasi birokrasi, penataan sistem retribusi daerah dengan konsep One Gate One Destination (OGOD), serta revitalisasi jalan menuju destinasi wisata. “Kami ingin wisatawan yang datang merasa nyaman, sehingga ekonomi daerah semakin berkembang,” katanya.

Di bidang kesehatan, pemerintah daerah berencana merealisasikan santunan kematian sebesar Rp2 juta, menambah fasilitas di RSUD Klungkung, serta menyediakan rumah duka. Peningkatan layanan kesehatan juga mencakup pengadaan ventilator dan layanan hemodialisis (HD). “Kami ingin layanan kesehatan di Klungkung semakin baik dan merata,” tegasnya.

Bupati Satria juga menyoroti pengembangan sektor ekonomi dan ketenagakerjaan dengan fokus pada penciptaan lapangan kerja baru di sektor UMKM, pertanian, dan pariwisata. Program pelatihan tenaga kerja juga akan diperkuat untuk meningkatkan daya saing masyarakat Klungkung.

Di sektor pendidikan, Pemkab Klungkung berkomitmen memperkuat program wajib belajar 12 tahun serta meningkatkan akses ke sekolah berkualitas. “Kami ingin memastikan pendidikan di Klungkung merata dan berkualitas, termasuk pengembangan pasraman berbasis adat dan budaya Bali,” jelasnya.

Mengakhiri pidatonya, Bupati Satria mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Klungkung. “Dengan gotong royong, kita bisa membawa Klungkung lebih maju. Kritik dan saran dari masyarakat sangat kami harapkan demi tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel,” pungkasnya. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bupati klungkung #pidato #rencana pembangunan #sidang paripurna