Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bupati Gus Par Tekankan Kolaborasi dalam Pembangunan Karangasem 2026

I Wayan Adi Prabawa • Senin, 29 September 2025 | 01:42 WIB
Dalam rapat koordinasi pengawasan dan evaluasi pelaksanaan program 2025 yang digelar Sabtu (27/9/2025)
Dalam rapat koordinasi pengawasan dan evaluasi pelaksanaan program 2025 yang digelar Sabtu (27/9/2025)

BALIEXPRESS.ID – Pemerintah Kabupaten Karangasem mulai mengambil langkah-langkah konkret dalam menghadapi tantangan pembangunan tahun 2026.

Dalam rapat koordinasi pengawasan dan evaluasi pelaksanaan program 2025 yang digelar Sabtu (27/9/2025), Bupati I Gusti Putu Parwata menyampaikan sejumlah arahan penting kepada jajaran pemerintah daerah.

Pertemuan ini diikuti oleh para pimpinan OPD, camat, staf ahli, hingga tim ahli bupati. Dalam forum tersebut, Bupati Parwata menekankan bahwa sinergi antar sektor menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas layanan publik. Ia menyoroti perlunya pendekatan pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan warga, terutama dalam hal infrastruktur dasar.

“Dengan adanya pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 202 miliar di tahun 2026, kita harus mengencangkan ikat pinggang. Anggaran yang ada wajib diprioritaskan pada program yang benar-benar dibutuhkan rakyat, seperti perbaikan jalan dan penyediaan air bersih,” ujarnya.

Menurutnya, fokus utama harus diarahkan pada program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat, seperti pembenahan infrastruktur jalan dan akses air bersih. Ia juga mengingatkan agar proses revisi anggaran dilakukan secara cermat dan tepat waktu, guna menghindari keterlambatan pelaksanaan di lapangan.

Selain itu, Bupati menyoroti pentingnya kinerja konkret dari para tim ahli. “Masalah hibah harus segera dituntaskan. Perizinan jangan berlarut-larut, harus cepat turun ke lapangan. Tim ahli, terutama di bidang pariwisata, jangan hanya bicara di atas kertas, tetapi harus membawa data yang nyata,” imbuhnya.

Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa turut menyampaikan pandangannya. Ia menilai, tantangan besar di tahun mendatang harus dijawab dengan memperkuat kerja sama dan komunikasi antar instansi.


“Kita perlu membangun rasa saling percaya dan kebersamaan. Ini bukan sekadar rapat, tapi bagian dari komitmen bersama untuk memajukan Karangasem,” ucapnya.

Ia menambahkan, efisiensi harus menjadi bagian dari budaya kerja birokrasi Karangasem. “Kami percaya pada komitmen teman-teman di OPD. Tapi ke depan, tantangan lebih berat. Kita harus bekerja lebih solid, menyatu dalam semangat menjalankan visi-misi daerah untuk mewujudkan Karangasem yang lebih baik,” pungkasnya. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#pembangunan #karangasem #rapat koordinasi