Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bantuan Alsintan dan Bibit Dorong Kemandirian Pangan Daerah

Dian Suryantini • Jumat, 10 Oktober 2025 | 12:53 WIB

Bantuan alat mesin pertanian yang diberikan saat reses anggota komisi IV DPRD RI Adi Wiryatama.
Bantuan alat mesin pertanian yang diberikan saat reses anggota komisi IV DPRD RI Adi Wiryatama.

 

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Sejumlah bantuan bibit, benih hingga ala pertanian diboyong petani di Buleleng. Bantuan itu diberikan lewat program reses Anggota Komisi IV DPR RI I Nyoman Adi Wiryatama.

Melalui program Reses tersebut, kelompok tani dan subak di berbagai kecamatan menerima bantuan alat mesin pertanian (alsintan), bibit alpukat, benih padi, serta jagung—bantuan yang langsung berkaitan dengan peningkatan produktivitas lahan dan efisiensi kerja petani.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, mengatakan, bantuan tersebut sejalan dengan program ketahanan pangan yang tengah digalakkan pemerintah daerah bersama Forkompimda.

“Kami bersama Polres dan Kodim Buleleng sudah bersinergi membangun kemandirian pangan. Dari lahan eksisting seluas 6.400 hektare dengan pola tanam 18.000 hektare, Buleleng tahun ini berpotensi surplus padi hingga 1.500 ton,” ujar Sutjidra, Jumat (10/10).

Surplus ini menjadi harapan pembangunan pertanian Buleleng yang mulai berfokus pada efisiensi, diversifikasi, dan pemberdayaan kelompok tani. Pemerintah daerah kini tak lagi hanya mendorong peningkatan hasil panen, tetapi juga pengolahan hasil pertanian agar memberi nilai tambah bagi petani.

Langkah lain terlihat dari inovasi yang dilakukan Polres Buleleng melalui penanaman jagung hybrid goak poleng. Program ini sudah dimulai di Kecamatan Gerokgak dengan luas lahan empat hektare dan akan dikembangkan lebih luas pada tahap berikutnya. Bupati Sutjidra bahkan menargetkan ke depan akan muncul program nasi jagung khas Buleleng, serta pengembangan laboratorium pertanian untuk memperkuat penelitian dan inovasi bibit lokal.

“Jagung goak poleng ini hasilnya bagus. Kami akan kembangkan lebih jauh dan dorong penggunaan benih lokal agar petani tak selalu bergantung pada pasokan dari luar,” ujarnya.

Di sisi lain, Anggota Komisi IV DPR RI, I Nyoman Adi Wiryatama, melihat semangat petani dan pemerintah daerah sebagai potensi besar bagi Buleleng untuk menjadi prioritas dalam program pertanian nasional.

“Saya lihat semangat dan roh petani Buleleng masih hidup. Bahkan Bupatinya sudah menyiapkan proposal sebelum diminta. Ini menunjukkan kesiapan dan kesungguhan daerah dalam mengelola bantuan,” katanya.

Ia menambahkan, program bantuan yang disalurkan lewat reses bukan semata kegiatan politik, tetapi untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat akar rumput. Bagi Adi Wiryatama, keberhasilan program reses diukur bukan dari jumlah bibit yang dibagikan, melainkan dari kemampuan daerah memanfaatkan bantuan itu untuk memperkuat kemandirian pangan dan kesejahteraan petani. ***

 

Editor : Dian Suryantini
#petani #dpr ri #benih padi #alsintan #kelompok tani #kemandirian pangan #polres buleleng #pertanian #jagung #adi wiryatama #bibit #Sutjidra #kodim buleleng #Goak Poleng #buleleng