Kegiatan yang merupakan program wajib dalam KKN tersebut dilaksanakan pada Sabtu (25/10) bertempat di Pura Desa lan Puseh Desa Adat Sambangan.
Sebanyak 26 mahasiswa membawa beragam jenis pohon hinga tanaman bunga dengan harapan selain dapat memberikan kesan hijau dan indah di halaman pura, tanaman yang mereka tanam dapat bermanfaat sebagai sarana persembahyangan.
Pemilihan hari raya Tumpek Wariga sebagai hari pelaksanaan kegiatan ini digagas oleh Koordinator Desa (Koordes) KKN IMK Desa Sambangan, Gede Reza Saputra.
Pihaknya menerangkan bahwa Tumpek Wariga dipilih sebagai momentum untuk mengungkapkan rasa syukur kepada alam, khususnya pada tumbuh-tumbuhan.
“Pemilihan Tumpek Wariga sebagai tanggal pelaksanaan kegiatan penanaman pohon ini dikarenakan Tumpek Wariga adalah salah satu hari suci yang diperuntukkan kepada alam, rasa syukur kita kepada alam yang telah memberikan segalanya untuk kita, khususnya pada tumbuh-tumbuhan,” terangnya.
Kegiatan penanaman pohon tersebut juga dibarengi dengan penyerahan papan nama Wantilan Desa Adat Sambangan kepada pihak adat sebagai salah satu bentuk program kerja KKN.
Dua kegiatan yang dilaksanakan di satu tempat tersebut mendapat sambutan hangat oleh Bendesa dan Sekretaris Adat Desa Sambangan, dalam kesempatan wawancaranya, Dewa Putu Swarnawa selaku Sekretaris Adat Desa Sambangan menyampaikan rasa terima kasih sekaligus harapannya melalui kegiatan ini.
“Pertama saya ucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang telah melakukan penanaman pohon di sini, semoga apa yang kita tanam hari ini yang mana juga bertepatan dengan rahina Tumpek Wariga dapat bermanfaat untuk alam dan kita semua,” ucapnya usai melaksanakan penanaman pohon. (dik)
Editor : I Putu Mardika