BALIEXPRESS.ID- Setelah hampir 24 jam dinyatakan belum kembali dari melaut, seorang nelayan asal Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, akhirnya ditemukan pada Kamis (4/12/2025) sore.
Muhammad Tiyeeb,63, nelayan yang sempat membuat keluarga dan warga satu desa cemas, berhasil ditemukan oleh anggota Satpolairud Polres Buleleng di kawasan pantai Teluk Terima, Desa Sumber Klampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng.
Peristiwa ini bermula pada Rabu (3/12/2025) ketika Tiyeeb berangkat melaut sekitar pukul 16.00 Wita.
Ia menggunakan perahu berwarna putih dengan lunas biru dan mesin dompeng 24 PK.
Tiyeeb menuju area rumpon di perairan Pemuteran seperti biasanya.
Menurut saksi pertama, Hamzah, 55, Tiyeeb sempat terlihat sandar di rumpon sekitar pukul 17.00 Wita sebelum kembali melanjutkan aktivitas memancing.
Namun, waktu berlalu tidak seperti biasanya. Menurut saksi kedua, Rifal Diansyah, 31, Tiyeeb lazimnya sudah kembali ke darat pada pukul 19.00 Wita.
Ketika jam menunjukkan pukul 20.00 Wita dan tanda-tanda kedatangannya belum juga terlihat, keluarga mulai gelisah.
Kegelisahan itu berubah menjadi kekhawatiran ketika upaya pencarian secara mandiri pada pukul 21.00 sampai 23.30 Wita tidak membuahkan hasil.
Keluarga kemudian melaporkan kejadian ini kepada Basarnas dan Pos Polairud Teluk Terima.
Keluarga dan rekan-rekan sesama nelayan kembali melakukan pencarian pada pukul 02.00 dini hari.
Kabar baik baru datang pada Kamis sore sekitar pukul 17.00 Wita.
Tim Satpolairud Polres Buleleng yang turut melakukan pencarian menemukan Tiyeeb dalam kondisi selamat di pesisir Teluk Terima.
Menurut keterangan awal, mesin perahu milik Tiyeeb mengalami gangguan saat ia berada di perairan Banyuwedang.
Tidak ingin memaksakan kondisi mesin, Tiyeeb memutuskan mengikuti arah angin hingga terbawa menuju pesisir Teluk Terima.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 19.00 Wita, ia berupaya memperbaiki mesin perahunya.
Namun usaha tersebut belum membuahkan hasil hingga akhirnya petugas menemukannya.
Meski mengalami hambatan teknis, kondisi Tiyeeb dilaporkan dalam keadaan sehat tanpa luka.
Anggota Satpolairud langsung memberikan pertolongan awal dan menghubungi pihak keluarga untuk memastikan kabar baik itu tersampaikan secepatnya.
Insiden ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keselamatan di laut selalu menjadi prioritas, terutama bagi para nelayan yang setiap hari bergantung pada kondisi alam dan peralatan yang mereka gunakan.
Pihak kepolisian mengapresiasi respons cepat keluarga dan para nelayan setempat yang segera melapor ketika mencurigai adanya keadaan darurat.
Kolaborasi warga dan aparat menjadi kunci dalam memastikan pencarian berlangsung efektif.
“Korban sudah kami temukan dalam keadaan selamat. Kami langsung memberikan bantuan dan menghubungi keluarganya,” ujar Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz. (*)
Editor : I Made Mertawan