BALIEXPRESS.ID - Lomba Mancing Express Edisi Ke-3 yang digelar oleh Bali Express Jawapos Grup berlangsung di Kolam Pancing Nirmala Lepang, Klungkung, pada Sabtu (13/12) sore.
Meski sempat diguyur hujan, namun hal itu tak menyurutkan semangat para pemancing untuk memperebutkan gelar juara.
Total ada 80 kilogram ikan lele yang ditebar termasuk enam master. Dalam waktu yang sudah ditentukan selama dua jam, sebanyak 60 peserta bersaing memburu master tersebut sebagai syarat meraih juara pertama, kedua dan tiga.
Baca Juga: Tukad Mati Meluap, Legian Kembali Jadi Pusat Banjir
Menariknya, baru lima menit lomba berlangsung, lele monster dengan berat 1,835 kg sudah bisa dinaikan oleh seorang peserta bernomor dada 020 bernama Dewa Ajus yang duduk di pojok barat daya.
Selang 20 menit kemudian, joran peserta nomor 025 bernama bernama Dewa Nyoman yang dibuat melengkung keras. Sorak sorai yang datang dari para pemancing seakan membakar semangat Komang untuk segera menuntaskan misinya.
Meski sempat memberi perlawanan sengit, master kedua seberat 1,820 kg pun dapat dinaikan. Persaingan terus berlanjut dan silih berganti lele memakan umpan racikan. Hingga menit ke-45, kembali master seberat 1,445 kilogram dinaikan, kali ini oleh peserta Nomor 038.
Berikutnya, giliran peserta Nomor 002 bernama Joko yang tak pernah absen di setiap edisi Mancing Express berhasil strike besar. Lagi-lagi perlawanan keras diberikan master. Bahkan sekitar lima menit ikan tersebut belum juga terangkat ke daratan.
Berbagai cara ia coba sembari disemangati oleh rekan di belakangnya. Tetapi, pengalaman dan kecerdikan Joko mampu menuntaskan si lele jumbo seberat 1,665 kilogram.
Perlombaan berjalan 1 jam 15 menit, peserta Nomor 050 Kadek Adi Pranata yang datang sedikit terlambat justru memberikan kejutan.
Baca Juga: Heboh, Davina Karamoy Terseret Isu Perselingkuhan dengan Mantan Menpora Dito Ariotedjo
Pria yang disupport anaknya itu dapat menaikan lele master seberat 1,820 kilogram. Setelah itu, sampai berakhirnya lomba tak ada lagi master yang memakan umpan.
Dewa Ajus mengukuhkan dirinya sebagai juara pertama dan berhak atas hadiah Rp 1 juta. Dewa Nyoman yang ternyata adalah ayah dari Dewa Ajus mendapat juara kedua dengan hadiah Rp 600 ribu.
Walaupun berat masternya sama dengan Kadek Adi yang memperoleh juara tiga dengan hadiah Rp 400 ribu. Lantaran, Dewa Komang yang lebih dahulu menaikan master tersebut.
Dewa Ajus dan Dewa Nyoman pun menyampaikan rasa bahagianya karena berhasil membawa pulang dua juara.
Apalagi, pada edisi sebelumnya Dewa Nyoman juga meraih juara. "Nggih, senang, sebelumnya dapat juara juga, sekarang juara lagi," ucap Dewa Nyoman. (*)
Editor : I Gede Paramasutha