Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Warung di Silangjana Buleleng Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Dian Suryantini • Sabtu, 4 Juli 2026 | 06:02 WIB
Puing-puing warung yang kebakaran di Silangjana, Buleleng. (Ist)
Puing-puing warung yang kebakaran di Silangjana, Buleleng. (Ist)

BALIEXPRESS.ID – Sebuah warung milik warga bernama Wayan Edi Suparma di Banjar Dinas Delod Margi, Desa Silangjana, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, ludes terbakar pada Jumat (3/7/2026) pagi.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.30 Wita itu menghanguskan seluruh bangunan warung beserta barang dagangan dan harta benda milik korban.

 Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara Tim Identifikasi Forensik (Inafis) Kepolisian Resor (Polres) Buleleng, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik.

Baca Juga: Resiliensi Media Nasional Diperkuat Melalui Literasi Digital Berbasis AI

Dugaan tersebut diperkuat dengan temuan tim di lapangan yang menunjukkan adanya instalasi listrik dengan kondisi pemasangan kurang baik di beberapa titik bangunan warung.

Kepala BPBD Buleleng, Gede Suyasa mengatakan, bangunan warung yang terbakar memiliki ukuran panjang 9 meter dan lebar 5 meter, dengan konstruksi rangka atap dari kayu serta penutup atap berbahan seng berukuran panjang 9,5 meter dan lebar 6,5 meter.

Selain struktur bangunan, pintu jenis rolling door yang menjadi akses keluar-masuk warung turut hangus terbakar.

Baca Juga: Owner Bali Melah Property Gede Saras Terbukti Bersalah Dalam Kasus Penggelapan Saat Jadi Sales

“Api yang membesar dengan cepat juga menghanguskan seluruh barang dagangan serta harta benda yang berada di dalam warung tersebut,” ujarnya.

Dari hasil pendataan sementara, kerugian akibat kerusakan bangunan warung ditaksir mencapai Rp25 juta.

Baca Juga: TP PKK Provinsi Bali Gelar Aksi Sosial "Bergerak dan Berbagi" di Kabupaten Gianyar

Sementara itu, nilai kerugian atas barang dagangan dan harta benda lain yang ikut terbakar hingga saat ini belum dapat dipastikan jumlahnya karena masih dalam proses pendataan lebih lanjut.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak terkait segera melaksanakan assessment atau kajian cepat di lokasi kejadian guna mengetahui kebutuhan mendesak korban terdampak.

Setelah proses assessment rampung, bantuan logistik pun langsung didistribusikan kepada korban pada hari yang sama.

Adapun bantuan logistik yang diserahkan kepada Wayan Edi Suparma meliputi satu lembar terpal, satu paket sembako, satu lembar matras, satu lembar selimut, dan satu paket kompor.

Bantuan tersebut diberikan sebagai upaya darurat untuk meringankan beban korban yang kehilangan tempat usaha sekaligus sebagian harta bendanya dalam peristiwa itu.

Proses penyaluran bantuan dilakukan secara cepat mengingat kondisi korban yang membutuhkan penanganan segera pascakebakaran.

Bantuan berupa terpal diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai peneduh sementara di lokasi yang terdampak, sedangkan paket sembako, matras, selimut, dan kompor diperuntukkan bagi pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari korban selama masa pemulihan.

Hingga berita ini diturunkan, proses investigasi lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran masih terus dilakukan oleh Tim Inafis Polres Buleleng.

Pemeriksaan mendalam terhadap instalasi listrik di lokasi kejadian juga akan menjadi bagian dari langkah lanjutan guna memastikan penyebab pasti terjadinya kebakaran tersebut. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#Kosrleting listrik #kebakaran #buleleng