Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Percikan Las Diduga Picu Kebakaran Bengkel di Seririt, Kerugian Ditaksir Setengah Miliar

Dian Suryantini • Selasa, 10 Maret 2026 | 07:34 WIB

Pemadaman api di lokasi kebakaran oleh Damkar Buleleng di Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Buleleng, Senin (9/3/2026).
Pemadaman api di lokasi kebakaran oleh Damkar Buleleng di Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Buleleng, Senin (9/3/2026).

BALIEXPRESS.ID – Sebuah bengkel las yang juga difungsikan sebagai rumah tinggal di Banjar Dinas Tunjung Mekar, Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, terbakar pada Senin (9/3/2026) pagi sekitar pukul 09.33 Wita.

Peristiwa tersebut menyebabkan bangunan bengkel beserta sejumlah peralatan kerja hangus dilalap api.

Bangunan yang terbakar diketahui milik seorang warga bernama Gede Merta alias Dodok, 68.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini mengakibatkan kerugian materiil yang cukup besar.

Kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta, mencakup bangunan bengkel, peralatan kerja, serta sejumlah barang berharga milik korban.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh para pekerja bengkel yang saat itu sedang melakukan aktivitas pengelasan.

Dua pekerja, yakni Kadek Sumantri, 50 dan Ketut Didit, 30, menyebutkan bahwa api tiba-tiba muncul dari area kerja dan dengan cepat membesar.

Diduga percikan api dari proses pengelasan menyambar cairan tiner yang berada tidak jauh dari lokasi pekerjaan.

Cairan yang mudah terbakar tersebut kemudian memicu kobaran api yang dengan cepat merambat ke berbagai peralatan bengkel dan bagian bangunan lainnya.

Dalam waktu singkat, api membesar dan menghanguskan sebagian besar isi bengkel. Kobaran api pun merambat hingga ke bagian bangunan rumah.

Warga sekitar yang melihat kejadian itu sempat berupaya membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Namun besarnya kobaran api membuat upaya warga tidak mampu mengendalikan kebakaran.

Petugas kepolisian yang menerima laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 segera menuju lokasi kejadian.

Personel dari Polres Buleleng bersama anggota Polsek Seririt langsung melakukan pengamanan di tempat kejadian perkara sekaligus membantu proses penanganan kebakaran.

Pamapta Polres Buleleng, Ipda Arjuna Tri Prasetyo, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Setelah menerima laporan melalui layanan 110, kami bersama piket Polsek Seririt segera menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan membantu penanganan di tempat kejadian,” jelasnya.

Beberapa unit mobil pemadam kebakaran kemudian tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman.

Petugas pemadam kebakaran yang dibantu aparat kepolisian dan warga sekitar akhirnya berhasil menjinakkan api setelah melakukan upaya pemadaman selama beberapa waktu.

Meski api berhasil dipadamkan, kondisi bangunan bengkel dan sebagian rumah korban sudah dalam keadaan rusak berat akibat terbakar.

Berbagai peralatan kerja yang digunakan untuk usaha bengkel juga tidak dapat diselamatkan.

Selain itu, sejumlah barang berharga milik korban yang tersimpan di dalam rumah turut hangus terbakar, di antaranya perhiasan emas serta beberapa dokumen penting milik keluarga korban.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran.

Dugaan sementara mengarah pada percikan api dari mesin las yang mengenai cairan tiner di sekitar area kerja. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#Bengkel Las #kebakaran #buleleng