Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pantang Persembahkan Bunga Gumitir di Pura Dalam Dukun Sakti

I Putu Suyatra • Senin, 4 September 2017 | 22:42 WIB
Photo
Photo

BALI EXPRESS, BADUNG - Aroma mistis banyak beredar di kalangan masyarakat. Tak hanya warga Hindu, warga muslim pun mengaku mengetahui kejadian aneh di Pura Dalem Dukun Sakti yang terletak di sebelah utara Balai Banjar Tuban Griya, Badung.


Jro Mangku I Wayan Pugig atau yang lebih dikenal dengan Mangku Lingsir mengatakan, seorang warga muslim yang melintas di depan Pura Dalem Dukun mengaku  


mendengar keramaian dan kebisingan dari dalam pura,  ketika  melintas di depan pura. "Namun, ketika dilihat ke dalam ternyata sama sekali tidak ada orang," ujar Mangku Lingsir kepada Bali Express (Jawa Pos Group),  Kamis (1/12/2016).


Selain itu, pada saat pujawali berlangsung sangat tidak diperkenankan menggunakan sandal atau alas kaki memasuki area pura. Sebab, setiap masyarakat yang ingin melakukan persembahyangan di pura ini harus napak pertiwi (menginjak tanah). Konsep  pertiwi yang harus menatap akasa atau tanah harus menatap langsung langit, masih digunakan di pura ini. Hal ini menjadi penyebab di tengah penataran pura ini terdapat satu petak tanah yang ditanami rumput. "Intinya harus ada tanah yang bertemu langit, tidak boleh beton semua," imbuhnya


Keunikan lainnya , umat  sama sekali tidak boleh menggunakan bunga Gumitir dalam segala jenis upacara. Tidak diketahui apa yang menjadi dasar tidak diperbolehkannya menggunakan bunga Gumitir. Sebab, siapa pun yang akan menghaturkan canang, dipastikan di dalamnya terdapat bunga Gumitir.  Bila ada pamedek menggunakan bunga Gumitir, bunga tersebut akan diambil. “Pamangku lainnya  akan menyisihkan bunga tersebut sebelum canang dihaturkan," pungkas Mangku Lingsir. 

Editor : I Putu Suyatra
#pura #sejarah pura #badung