Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pagerwesi, Momentum Lakukan Yasa Kerti

Nyoman Suarna • Rabu, 1 September 2021 | 16:01 WIB
Momentum Lakukan Yasa Kerti
Momentum Lakukan Yasa Kerti
Perayaan pagerwesi di tengah pandemic Covid-19 memang tidak membuat leluasa melaksanakan persembahyangan dan aktifitas di luar rumah. Namun, pelaksanaan yasa kerti menjadi hal penting dilaksanakan agar tetap mampu melaksanakan dharmaning Agama dan Negara.

Dikatakan Dr. Gede Suwindia, Agama Hindu memiliki keyakinan tentang Catur Guru. Yakni Guru Swadyaya atau Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Guru Wisesa atau Pemimpin, Guru Pengajian atau guru di sekolah dan Guru Rupaka atau orang tua.

Dalam hal ini, pemerintah sebagai Guru Wisesa tentu tidak menginginkan rakyatnya terkena wabah akibat pandemi Cpvid-19. Sehingga dibutuhkan strategi penanggulangan untuk melindungi masyarakat lewat berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

Suwindia mengajak agar Umat Hindu senantiasa mengedepankan wiweka dalam menghadapi pandemic Covid-19. Di satu sisi Umat Hindu menjalankan swadhramaning Agama lewat perayaan Hari Suci. Tetapi juga tidak abai dengan apa yang diamanatkan oleh negara, agar tetap menjaga protokol kesehatan.

Terlebih, umat Hindu di Bali memiliki tanggung jawab penuh dalam mengawal adat dan tradisi. Ia mencontohkan, saat Pagerwesi, tak sedikit umat Hindu melaksanakan tradisi memunjung ke setra sebagai wujud penghormatan terhadap leluhur yang belum diaben.

“Pagerwesi bisa dimaknai sebagai pemaridan guru bagaimana ngeyasayang diri agar teguh kepada Ida Bhatara Guru sebagai Guru Swadyaya. Namun, tetap jalankan apa yang menjadi kebijakan Guru Wisesa atau pemerintah dalam menanggulangi pandemi. Sehingga semua berjalan beriringan,” paparnya.

Pihaknya pun mengajak agar semakin cerdas menyikapi pandemi yang terjadi saat ini. Dengan kecerdasan yang dikauriniai oleh Sang Hyang Aji Saraswati, umat Hindu harus pintar memilah dengan mengedepankan wiweka. “Sehingga adat budaya dan tradisi tetap terjaga meski di tengah pandemi Covid-19,” pungkasnya. (habis) Editor : Nyoman Suarna
#covid-19 #balinese #Hari raya hindu #hindu #pagerwesi #di tengah pandemi