Perbekel Dangin Puri Klod I Made Sada, pekan lalu, mengaku senang dan mengapresiasi kegiatan itu. Menurutnya kesempatan ini baik untuk bisa belajar banyak terkait membuat banten sekaligus bisa mempraktikkannya nanti di rumah, bagaimana tata cara serta aturan yang benar dalam membuat banten otonan tersebut.
Kata Sada, pelatihan tersebut dilakukan oleh pihak WHDI Kota Denpasar. Kegiatan ini menurutnya sebagai langkah pemberdayaan para wanita Hindu sebagai pihak yang sarat akan kegiatan membuat banten.
“Seperti yang kita tahu, ibu-ibu erat sekali dengan kegiatan membuat banten. Tentunya, pelatihan membuat banten sudah pernah didapatkan sebelumnya, baik penyelenggaranya WHDI Kota Denpasar maupun melalui kegiatan adat ngayah di banjar dan juga piodalan di pura,” katanya.
“Tapi dengan mengikuti pelatihan seperti ini dapat menambah ilmu serta pengalaman baru soal banten. Apalagi pelatihan banten otonan seperti ini sarat akan makna serta filosofi di dalamnya,” tambahnya.
Tentunya para wanita Hindu diharapkan kedepannya dapat membuat sarana upakara ini sendiri. Pihaknya meyakini pelatihan seperti ini dapat memfasilitasi para wanita Hindu untuk memahami, belajar sehingga bisa dipraktekan secara langsung nantinya.
Editor : I Komang Gede Doktrinaya