Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tradisi Nyepeg Sampi, Simbol Kemandirian Sekaa Teruna

I Komang Gede Doktrinaya • Kamis, 29 Desember 2022 | 19:34 WIB
TIDAK PAKAI BAJU: Sekaa Teruna dalam menjalankan tradisi Nyepeg Sampi, tidak pakai baju. Dok Bali Express
TIDAK PAKAI BAJU: Sekaa Teruna dalam menjalankan tradisi Nyepeg Sampi, tidak pakai baju. Dok Bali Express
KARANGASEM, BALI EXPRESS -Krama Desa Adat Asak, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem memiliki tradisi unik yang disebut Nyepeg Sampi. Tradisi yang dilaksanakan pada Sasih Kawulu ini tergolong ritual Bhuta Yadnya, dan sudah menjadi tradisi sejak tahun 1800 Masehi.

Masyarakat Asak percaya bahwa setiap tetesan darah sapi yang menetes dalam pelaksanaan tradisi ini adalah sebuah kesuburan.

Selain bermakna religius magis, pelaksanaan Nyepeg Sampi juga dapat memberi makna dan pembelajaran secara kolektif dan individu. Dikatakan tokoh pemuda Desa Adat Asak, I Kadek Agus Heriawan, kemandirian dan sikap gotong royong tercermin dari pelaksanaan Usaba Kawulu yang murni dilakukan oleh Sekaa Teruna-Deha tanpa bantuan yang signifikan dari struktur Desa Adat.

Dalam pelaksanaan tradisi Nyepeg Sampi, hal ini tercermin dari sikap teruna bilamana ada yang melanggar tata cara pelaksanaan Nyepeg Sampi, wajib membayar denda, mereka dengan jujur siap untuk membayarnya.

“Ketentuan denda ini sangatlah melatih dan menguji kejujuran, sebab denda akibat kesalahan pelaksanaan tradisi Nyepeg Sampi dijatuhi, tidaklah dengan bukti keterangan saksi atau alat bukti lainnya, selain pengakuan teruna yang bersangkutan,” ungkapnya.

Pelaksanaan tradisi ini dipercaya akan membawa kedamaian bagi masyarakat Desa Asak dan keharmonisan alam. Ini berarti bahwa bila tradisi ini tidak dilaksanakan, maka masyarakat Desa Asak akan merasakan tidak harmonis.

Tradisi Nyepeg Sampi murni bertujuan untuk menjaga keseimbangan alam di lingkungan desa yang secara dinas masuk wilayah Desa Pertima. “Secara maknawi, tradisi Nyepeg Sampi saat Usaba Aci Kawulu adalah kesucian, keseimbangan alam semesta ini,” tutupnya.

 
Photo
Photo
Editor : I Komang Gede Doktrinaya
#Tetes Darah #Arah Lari Sapi Isyaratkan Makna Khusus #Tradisi Nyepeg Sampi