DENPASAR, BALI EXPRESS-Sosok selebgram wanita rata-rata berbody ramping, sehingga tubuh jenjangnya menawan dipandang. Tapi bagi Risa Musfita, syarat mutlak tubuh terkesan ringan itu, terabaikan.
Faktanya dengan ukuran big size tubuhnya itu justru tak kalah menawannya. Faktanya, aksi Risa Musfita lewat IG @risamusfita dengan tubuh apa adanya, mampu menjaring folowers 499 ribu.
Pengikutnya yang hampir setengah juta itu baru dicapai, setelah selebgram kelahiran Pemalang, Jawa Tengah ini, bersusah payah membangun image sejak delapan tahun silam.
"Saya baru menerima endorse sejak tahun 2019, lantaran saat itu followers baru melejit," aku wanita suka petualang ini.
Wanita kelahiran 16 September 1993 ini, memang punya daya pesona. Bila melihat unggahan polahnya di Instagram, bisa jadi mata kaum lelaki tak berkedip melihat belahan dadanya yang big size, seakan bra Risa tak kuat lagi menyanggahnya.
Sarjana Akuntasi di salah satu universitas di Jakarta ini pun mengaku suka jadi selebgram karena menjadi lebih banyak punya link kerjasama, kolaborasi, dan kenal sama orang yang jauh lebih luas wawasannya tentang dunia entertain.
“Saya masuk ke travel blogger walaupun mengambil konten seksi. Kan cewe curvy juga bisa seksi. Followersku juga sebagian besar suka dengan perempuan-perempuan curvy yang notabene orang-orang gak pede dengan badan curvy,” ujarnya.
Bahkan sebagian followers perempuannya, pasti juga punya body big size. “Menurut mereka postingan aku memotivasi mereka jadi merasa baik baik saja dengan tubuh berbobot. Jadi, ga semua postingan aku seksi yang cuma ngasih liat belahan. Aku suka dan mencintai badan ini seribu persen,” tegasnya.
Soal duka dengan body super? Risa mengaku lumayan banyak, hanya saja ia tidak mau ambil pusing. “Paling kalau pas lagi baper pas ngebaca comment haters aja, gedeg banget,” kata wanita yang mengaku lebih suka keluar kota dengan tujuan wisata alam yang hijau.
“Kalau lagi ada kerjaan keluar kota, namanya travel blogger ya jadi aku pasti ngontent tentang travel dan aku suka nature. Air gitu, bisa explore ulah semuanya. Yang pasti, apapun yang aku lakukan pasti aku cerita ke keluarga,” paparnya.
Editor : I Komang Gede Doktrinaya