Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Berangkat ke Sidang Umum PBB, Presiden Prabowo Bawa Misi Besar Multilateralisme Dunia

I Putu Suyatra • Minggu, 21 September 2025 | 22:34 WIB

Prabowo Subianto di Jepang
Prabowo Subianto di Jepang

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi bertolak menuju Amerika Serikat untuk menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 di New York. Misi yang diemban pun tidak main-main: memperjuangkan multilateralisme dunia di tengah meningkatnya rivalitas global.

Keberangkatan Presiden dilakukan pada Sabtu (20/9) dari Osaka, Jepang, usai menyambangi Paviliun Indonesia di Expo 2025 Osaka. Pesawat Garuda Indonesia-1 yang ditumpangi Presiden lepas landas dari Bandara Internasional Kansai pukul 16.15 waktu setempat, dengan seremonial pelepasan dari tokoh penting Jepang, Keiichi Ichikawa (mantan Asisten Sekretaris Kabinet Jepang) dan Yasushi Misawa (Duta Besar Kawasan Kansai).

Agenda Penting di PBB

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa agenda Presiden di New York merupakan momentum krusial bagi diplomasi Indonesia.
“Presiden Prabowo akan menyampaikan pidato pada 23 September 2025 di sesi Debat Umum PBB, menempati urutan ketiga setelah Presiden Brasil dan Presiden Amerika Serikat,” ujarnya.

Pidato tersebut diproyeksikan menjadi sorotan dunia, mengingat Indonesia terus menegaskan perannya sebagai pemimpin Global South dan pendorong tata kelola internasional yang adil dan inklusif.

Warisan Diplomasi Keluarga

Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal, menilai langkah ini merupakan kelanjutan dari tradisi panjang diplomasi keluarga Prabowo.
“Prof. Sumitro, ayah Presiden Prabowo, pernah memainkan peran monumental saat memimpin delegasi Indonesia di PBB pada 1948–1949. Saat itu, Indonesia berhasil menggugat agresi Belanda hingga dunia mengakui kedaulatan kita,” jelas Dino.

Ia menambahkan, pidato Prabowo kali ini bisa menjadi angin segar bagi multilateralisme yang tengah menghadapi tantangan serius.

Sorotan Dunia Tertuju ke Indonesia

Tenaga Ahli Badan Komunikasi Pemerintah, Hamdan Hamedan, menekankan betapa strategisnya momen pidato ini.
“Ketika ruangan penuh, sorotan dunia tertuju. Nada utama debat umum PBB bisa terbentuk dari pesan Presiden Prabowo,” ujarnya.

Lebih dari satu dekade, Indonesia jarang menghadirkan langsung Presiden dalam forum ini. Kehadiran Prabowo dinilai sebagai tanda keseriusan Indonesia memperkuat komitmen terhadap perdamaian dan kerja sama global.

Misi Diplomasi Lanjutan

Usai agenda di New York, Presiden Prabowo dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Kanada dan Belanda. Rangkaian perjalanan ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperluas jejaring diplomasi dan mempertegas posisi Indonesia di panggung internasional.

Editor : I Putu Suyatra
#Prabowo Subianto