BALI EXPRESS-Kereta Argo Semeru mengalami kecelakaan saat berada di sekitar Stasiun Kalimenur Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta pada hari Selasa (17/10).
Diketahui kereta Argo Semeru melayani rute Yogyakarta-Jakarta dan membawa sekitar tujuh gerbong kelas eksekutif.
Insiden ini mengakibatkan ratusan penumpang dalam keadaan syok, dengan sebagian dari mereka mengalami luka ringan atau lecet.
Salah seorang penumpang bernama Sultan Mochtar memberikan kesaksiannya tentang kronologi kejadian saat kereta Argo Semeru mengalami kecelakaan.
Ia menceritakan bahwa mereka berangkat tepat waktu dari Stasiun Yogyakarta sekitar pukul 12.58 WIB.
Namun, hanya sekitar 20 menit perjalanan, tiba-tiba terdengar suara berulang yang seperti "dak...dak...dak."
Awalnya, Sultan mengira bahwa suara keras di bagian bawah kereta itu adalah bunyi biasa akibat gesekan.
Namun, sekitar lima menit kemudian, suara serupa terdengar lebih keras, disertai dengan suara berdenyit panjang yang menyerupai suara pengereman kereta.
Sultan menceritakan bahwa saat itu, ia melihat petugas Kereta Api Indonesia (KAI) berlarian dan mencoba menghindar.
“Kemudian tiba-tiba gerbong kereta Argo Semeru terguncang,”kata Sultan dikutip dari Radar Kudus.
Setelah kejadian itu, kereta Argo Semeru berpapasan dengan kereta lain, sehingga badan kereta keduanya tergores dan hampir bertabrakan, meskipun tidak sampai benturan keras.
Sultan menyebut bahwa setidaknya ada 5-6 orang penumpang di gerbongnya yang mengalami lecet.
Salah satu penumpang dikabarkan dibawa dengan ambulans, meskipun kondisinya belum jelas.
Sultan menyatakan bahwa meskipun penumpang dalam keadaan syok, mereka semua tetap sadar dan tidak ada yang pingsan.
Saat ini, ratusan penumpang kereta masih menunggu evakuasi, sementara manajemen PT KAI (Persero) Daop 6 Yogyakarta belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kecelakaan kereta ini.(*)
Editor : Suharnanto Bali Express