BALIEXPRESS.ID - Probolinggo diguncang tragedi pada Minggu malam (1/9), ketika sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Pantura, Desa/Kecamatan Gending.
Insiden ini melibatkan motor roda tiga dan truk tangki, yang berujung pada kematian tiga orang.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 18.40 ketika Hasim (43), warga Dusun Krajan, Desa Sumbersuko, Dringu, mengendarai gerobak motor tanpa plat nomor.
Di gerobak itu, ia ditemani dua rekannya, Amdadullah Karim (31) dan Ahmad Syaibi (17), keduanya warga Dusun Krajan, Desa Sebaung, Gending.
Kronologi kejadian berawal saat mereka melaju dari timur ke barat, tetapi di tengah perjalanan, gerobak motor tiba-tiba oleng ke kanan.
Naas, gerobak motor tersebut bertabrakan dengan truk tangki yang melaju dari arah berlawanan.
Benturan keras terjadi, menyebabkan gerobak motor kehilangan kendali.
Truk tangki yang terlibat segera melarikan diri dari lokasi kejadian.
Tak berhenti di situ, tragedi berlanjut ketika sebuah truk trailer dengan Nopol L 8758 UF melaju tepat di belakang truk tangki tersebut.
Kecelakaan kedua tak terhindarkan. Gerobak motor yang oleng kembali bertabrakan, kali ini dengan truk trailer yang dikemudikan oleh Ari Nurdiyansyah (28), warga Randegan, Kelurahan Kedundung, Magersari, Mojokerto.
Ketiga korban terpental dan terjepit di bawah truk, lalu terlindas.
“Saat itu gerobak motor sudah oleng, lalu ditabrak truk trailer. Semua korban masuk ke kolong truk,” ungkap Rahman (46), seorang saksi mata dari Kecamatan Tiris.
Warga sekitar yang melihat kejadian segera berusaha memberikan pertolongan.
Namun, keterbatasan alat transportasi membuat evakuasi menjadi sulit.
Hingga akhirnya, salah seorang warga menghubungi Sanemo, Kepala Desa Pesisir, Kecamatan Gending, yang segera membawa ambulans desa ke lokasi.
Sanemo, yang ikut mengevakuasi korban, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika gerobak motor ditabrak dari samping oleh truk tangki, yang kemudian menyebabkan gerobak tersebut berada tepat di depan truk trailer yang melaju.
Akibatnya, dua korban tewas di tempat akibat terlindas ban depan truk, sementara satu korban lainnya sempat kritis sebelum akhirnya meninggal di rumah sakit.
Dua korban yang tewas di tempat adalah Mohammad Hasim dan Ahmad Syaibi. Sedangkan Amdadullah Karim yang sempat kritis akhirnya meninggal dunia di RSUD Waluyo Jati, Kraksaan.
Ipda Aditya Wikrama, Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, menyebutkan bahwa kecelakaan ini disebabkan oleh kelalaian pengendara gerobak motor yang tidak memperhatikan tata cara perpindahan lajur.
“Kecelakaan ini menelan tiga korban jiwa. Dua meninggal di TKP dan satu lagi meninggal di rumah sakit. Penyebabnya adalah kelalaian pengendara gerobak motor,” jelas Aditya.
Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan di jalan raya. ***
Editor : I Putu Suyatra