BALIEXPRESS.ID - Polresta Banyuwangi mengerahkan anjing pelacak (K9) untuk membantu mengungkap pelaku kekerasan seksual yang menewaskan bocah berusia 7 tahun, DC, di Kalibaru, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (16/11).
Langkah ini diambil untuk mempercepat pengungkapan kasus yang hingga kini, memasuki hari kelima, belum berhasil mengidentifikasi pelaku.
Proses pencarian menggunakan K9 dilakukan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), yakni kebun sengon, yang telah dipasangi garis polisi.
Tim K9, yang dipimpin Kasat Samapta Polresta Banyuwangi AKP Basori Alwi dan didampingi Kapolsek Kalibaru Iptu Yaman Adinata, mengikuti jejak yang diendus anjing pelacak.
Namun, upaya ini sedikit terkendala karena hujan yang turun sehari setelah kejadian.
"Kami mengakomodasi permintaan keluarga korban untuk menerjunkan K9 ke TKP. Namun, kita juga harus melihat efektivitasnya mengingat satu hari sempat turun hujan di lokasi," ujar Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rama Samtama Putra seperti dilansir Jawa Pos Radar Banyuwangi.
Selain menggunakan K9, aparat juga menerapkan metode scientific investigation untuk mengungkap kasus ini.
"Secara scientific investigation, seluruh hasil olah TKP dan barang bukti sudah kami kirim ke laboratorium forensik," tambah Rama.
Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Choiri Fauzi, turut mengawal jalannya kasus ini.
Dia mengecam keras kekerasan seksual yang dialami DC dan memastikan proses hukum berjalan hingga tuntas demi keadilan bagi korban dan keluarganya.
Kemen PPPA juga bekerja sama dengan UPTD PPA Jawa Timur dan P2TP2A Banyuwangi untuk mendampingi keluarga korban.
Pendampingan dilakukan sejak proses otopsi, termasuk melibatkan psikolog. "Layanan lanjutan akan disesuaikan dengan kesiapan keluarga," jelas Menteri PPPA.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya penguatan perlindungan anak di Indonesia.
Pemerintah dan aparat terus berupaya keras mengungkap kebenaran kasus ini agar keadilan bagi DC dan keluarganya dapat segera terwujud.
Editor : Nyoman Suarna