BALIEXPRESS.ID - Keberanian warga Kelurahan Bedilan, Kecamatan Gresik, tengah menjadi sorotan setelah mereka berhasil menangkap seekor ular piton sepanjang 4 meter di tengah derasnya hujan dan genangan banjir yang melanda kawasan tersebut.
Aksi heroik ini tidak hanya menyelamatkan warga, tetapi juga menjadi viral setelah terekam dalam sebuah video yang ramai dibagikan di media sosial.
Munculnya Ular di Tengah Banjir
Hujan deras yang mengguyur wilayah Gresik sejak pagi menyebabkan banjir merendam sejumlah titik, termasuk RT 03 RW 02, salah satu kawasan di Bedilan yang sering terdampak genangan air saat hujan lebat.
Di tengah situasi tersebut, warga dikejutkan oleh kemunculan ular besar yang melata di area permukiman.
Ular piton itu pertama kali terlihat di sekitar rumah warga, membuat suasana semakin mencekam.
Namun, meskipun cuaca buruk dan banjir semakin meninggi, warga tetap sigap mengambil tindakan.
Aksi Heroik di Tengah Genangan Air
Budi Santoso, seorang warga yang dikenal tanggap dalam situasi darurat, memimpin aksi penangkapan ular.
Bersama beberapa warga lainnya, ia memberanikan diri menghadapi ular besar tersebut.
"Banjir memang menyulitkan, tapi kami tidak bisa membiarkan ular itu bebas membahayakan. Kami langsung bekerja sama untuk menangkapnya," ujar Budi.
Dalam video yang viral, terlihat warga saling bahu-membahu mengamankan ular piton itu di tengah genangan banjir.
Aksi tersebut mendapat banyak pujian dari netizen karena menunjukkan keberanian dan solidaritas warga di tengah bencana.
Peringatan untuk Warga Saat Banjir
Pihak Kelurahan Bedilan mengapresiasi aksi cepat tanggap warga sekaligus mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap hewan liar yang mungkin keluar dari habitatnya saat musim hujan.
"Banjir sering memaksa hewan seperti ular mencari tempat aman. Tetap berhati-hati dan segera laporkan jika menemukan hal serupa," imbau pihak kelurahan.
Solidaritas di Tengah Bencana
Meski banjir menjadi tantangan berat, warga Bedilan menunjukkan semangat gotong royong yang luar biasa.
Tindakan mereka tak hanya menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga menginspirasi banyak orang untuk tetap kompak menghadapi bencana. ***
Editor : I Putu Suyatra