BALI EXPRESS, DENPASAR - Direksi di jajaran PD Pasar Denpasar secara resmi berganti. Ini ditandai dengan serah terima jabatan (Sertijab) antara direksi lama dengan yang baru. Upacara sertijab berlangsung di Aula Kantor PD Pasar Denpasar di Komplek Pertokoan Suci, Selasa (11/7) kemarin. Dirut PD Pasar yang lama, I Made Westra secara resmi telah digantikan Dirut PD Pasar yang baru, I.B.Kompyang Wiranata (Guskowi). Selain posisi dirut, juga ada direktur baru, yakni A.A.Ngurah Yuliarta yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Pengawasan PD Pasar. Sertijab kemarin juga dihadiri Badan Pengawas PD Pasar, unsur OPD terkait, serta jajaran kepala unit pasar di bawah pengelolaan PD Pasar Denpasar.
Ketua Badan Pengawas PD Pasar I Made Westra dalam arahanya mengatakan, langkah ke depan yang harus dilakukan, yakni semua jajaran pengelola pasar harus menjaga kebersihan. Setelah itu, harus ada swit mental di jajaran SDM, serta harus menghindari kegiatan yang mengarah pada pungli. Karena saat ini tim saber pungli sedang gencar-gencarnya melakukan pemantauan. “Tiga persoalan ini sebenarnya arahan dari Wali Kota Denpasar kepada jajaran PD Pasar saat saya bersama direksi yang baru menghadap,” kata mantan Sekda Kota Denpasar ini.
Sementara itu, Dirut PD Pasar Denpasar yang baru, I.B Kompyang Wiranata menyatakan akan tetap melanjutkan program yang sudah dinilai baik. Memperbaiki kebijakan yang kurang baik dan akan meninggalkan apa yang tidak baik bagi perkembangan PD Pasar ke depan. Namun, tetap ada beberapa program yang akan dilakukan dalam mengelola PD Pasar Denpasar untuk periode 2017-2021 ini.
Politisi PDIP ini mengatakan, pengelolaan PD Pasar ke depan harus dilakukan dengan profesional dan menerapkan manajemen perusahaan yang baik. Program selanjutnya, kata dia, pihaknya akan melakukan restrukturisasi, baik ke dalam jajaran PD Pasar maupun dengan pihak luar. Program utama lainnya, yakni pihaknya akan mengajukan usulan kepada pemilik melalui badan pengawas, untuk melakukan moratorium pegawai. Paling tidak selama tiga tahun ke depan, pihaknya berharap tidak ada lagi penambahan pegawai baru. “Kita akan maksimalkan pegawai yang sudah ada, sehingga kesejahteraannya bisa ditingkatkan,” katanya.
Dengan demikian, Politisi yang akrab disapa Guskowi ini harus menanggalkan posisinya sebagai ketua Komisi II DPRD Denpasar sekaligus mundur dari DPRD Kota Denpasar. Surat pengunduran dirinya pun telah dilayangkan ke Pimpinan DPRD Kota Denpasar setelah terbitnya SK. Resmi pada tanggal 7 Juli 2017. Bahkan telah disasmpaikan oleh Pimpinan DPRD kota Denpasar saat penutupan Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar, Senin (10/7) lalu.
“Menyampaikan permakluman, salah satu anggota kami, Ida Bagus Kompyang Wiranatha mengajukan surat pernyataan pengunduran diri pada 7 juli 2017. Proses dari pada pengunduran diri ini akan diproses lebih lanjut,” kata Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede sebelum secara resmi menutup Sidang Paripurna.
Terkait dipilihnya posisi Dirut PD Pasar, pihaknya ingin mencari suasana baru saja. hal ini dikarenakan pengabdiannya di dewan sudah cukup lama. Yakni sejak tahun 2004 telah duduk menjadi wakil rakyat. “Jadi, ada peluang di PD Pasar saya ajukan lamaran, lagian ini sesuai dengan bidang keilmuan saya,” paparnya.
Di sisi lain, Dirut PD Pasar periode 2012 – 2016 I Made Westra menyampaikan terima kasihnya atas kerjasama yang telah berjalan selama ini. Pihaknya telah bergabung dengan PD Pasar sejak 16 tahun lalu, sehingga banyak pengalaman yang sudah dilalui, khususnya dalam mengelola perusahaan daerah ini. Terlebih, saat ini banyak yang harus dicermati dengan bijak, terutama dalam hal kewajiban sebuah perusahaan daerah.
Editor : I Putu Suyatra