Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pertemuan Prabowo dan Surya Paloh Tak Libatkan Gibran, Jhon Sitorus Curiga Hal Ini

Wiwin Meliana • Sabtu, 23 Maret 2024 | 16:01 WIB

Jhon Sitorus pertanyakan keberadaan Gibran yang tak hadir dalam pertemuan Prabowo dan Surya Paloh
Jhon Sitorus pertanyakan keberadaan Gibran yang tak hadir dalam pertemuan Prabowo dan Surya Paloh

BALI EXPRESS- Pertemuan Prabowo dan Surya Paloh di Tower NasDem pada Jumat (23/03) bukan hal yang aneh bagi penggiat media sosial Jhon Sitorus.

Jhon yang merupakan loyalis Ganjar Pranowo itu menyebut meski sempat berbeda pilihan pada pilpres 2024 lalu, namun Prabowo dan Surya Paloh memiliki rekam jejak yang sama.

"Mereka lahir dari satu rahim yang sama, yaitu Golkar. Kalo tiba-tiba melihat Prabowo dan Surya Paloh yang sedang bercanda ria. Jadi, jika tiba-tiba mereka terlihat sangat dekat, menurutnya itu wajar,” cuit Jhon dalam media sosial X @Miduk17, pada Jumat (23/03).

Namun, yang menjadi pertanyaan adalah keberadaan Gibran Rakabuming Raka, wakil Prabowo dalam Pilpres.

Baca Juga: Tersisa 2.633 Guru P1 akan Dipromosikan menjadi PPPK pada Seleksi 2024: Ini Daftar Daerahnya, di Bali Ada 1 Kabupaten

Jhon menilai, ada dua momen penting di mana Gibran tidak dilibatkan.

Pertama, saat pidato kemenangan pasca pengumuman KPU, dan kedua, dalam pertemuan dengan Nasdem.

"Yang jadi pertanyaan, Gibran kemana? Dua moment penting Gibran tak dilibatkan," ucapnya.

Saat pidato kemenangan pasca pengumuman KPU dan pertemuan dengan NasDem.

Jhon menilai alasan Gibran tidak dilibatkan mungkin karena fokusnya sebagai Walikota Solo.

Baca Juga: Ramalan Ala Ayuning untuk Hari Ini, Sabtu 23 Maret 2024: Mengenai Kala dan Tanda-Tanda Dewasa, Nomor 4 untuk Suami Istri

Namun, menurutnya, alasan tersebut kurang masuk akal karena Prabowo sendiri juga masih bertugas sebagai Menteri Pertahanan.

"Jika alasan Gibran adalah karena fokus sebagai walikota Solo, rasanya kurang masuk akal sebab Prabowo juga masih bertugas sebagai Menteri Pertahanan," tukasnya.

Lebih lanjut, Jhon juga mengomentari kunjungan Jokowi ke beberapa tempat termasuk ke Demak yang dilakukan tanpa kehadiran Prabowo.

"Kunjungan Jokowi ke beberapa tempat termasuk ke Demak juga minus Prabowo," sebutnya.

Biasanya, kata Jhon, Jokowi selalu memboyong Prabowo ke daerah-daerah, namun belakangan ini terlihat sendiri.

Baca Juga: Soal Peluang Bergabung di Kabinet Prabowo-Gibran, Begini Kata Anies Baswedan

"Jokowi selalu memboyong Prabowo ke daerah-daerah, mengapa sekarang jadi bermain sendiri-sendiri?," tandasnya.

Menurut Jhon, hal ini menjadi menarik untuk diikuti karena Surya Paloh juga memiliki alasan kuat untuk dendam kepada Jokowi.

Hal ini terkait dengan dua kader terbaiknya yang dipenjara oleh Jokowi lewat KPK.

"Menarik untuk diikuti, karena Surya Paloh juga punya alasan kuat untuk dendam ke Jokowi karena dua kader terbaiknya dipenjarakan oleh Jokowi lewat KPK," imbuhnya.

 

Santri Kelana Inspirasi Pemuda
Santri Kelana Inspirasi Pemuda
KAROMAH: Lora Muhammad Ismail Al Ascholy (kopiah hitam) memberikan kitab karyanya dan kitab Syaikhona Muhammad Kholil kepada Habib Ali Al-Jufri disaksikan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.
KAROMAH: Lora Muhammad Ismail Al Ascholy (kopiah hitam) memberikan kitab karyanya dan kitab Syaikhona Muhammad Kholil kepada Habib Ali Al-Jufri disaksikan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.
Karya Kitab
Karya Kitab
DAKWAH: Muhammad Ismail Al Ascholy saat mengisi pengajian.
DAKWAH: Muhammad Ismail Al Ascholy saat mengisi pengajian.
ALIM ULAMA: Lora Muhammad Ismail Al Ascholy (dua dari kanan) dalam sebuah pertamuan bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim.
ALIM ULAMA: Lora Muhammad Ismail Al Ascholy (dua dari kanan) dalam sebuah pertamuan bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim.
Editor : Wiwin Meliana
#Jhon Sitorus #Surya Paloh #bertemu #gibran #Prabowo Subianto