BALIEXPRESS.ID- Kongres PDIP yang digelar di Nusa Dua, Bali, berlangsung penuh dinamika dan kejutan.
Salah satu momen yang menyedot perhatian terjadi pada penutupan kongres, Sabtu (2/8/2025), ketika Hasto Kristiyanto tiba-tiba muncul.
Kehadirannya disambut haru oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Meski demikian, nama Hasto Kristiyanto tidak tercantum dalam struktur kepengurusan DPP PDIP periode 2025–2030.
Menariknya, posisi Sekjen justru dirangkap oleh Megawati sendiri.
"Sekretaris Jenderal belum diputuskan Ibu, masih merangkap," ujar Ketua Steering Committee (SC) Kongres ke-6, Komarudin Watubun, dalam konferensi pers di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Sabtu (2/8/2025).
Sementara itu dari 37 pengurus DPP, hanya satu politikus asal Bali, yaitu I Gusti Ayu Bintang Darmawati.
Perempuan yang akrab disapa Bintang Puspayoga ini ditetapkan sebagai Ketua DPP Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak.
Sementara itu, kader senior asal Bali lainnya, Made Urip, tidak lagi masuk dalam struktur DPP.
Saat dikonfirmasi, Made Urip membenarkan dirinya tidak masuk struktur kepengurusan lima tahu ke depan.
“Tidak lagi, sudah 16 tahun jadi pengurus DPP, cukuplah,” ujar politikus asal Tabanan ini.
Sebelumnya, Made Urip sempat menjabat sebagai Ketua Bidang Koperasi dan UMKM serta Ketua DPP PDIP Bidang Pangan, Pertanian, Kehutanan, dan Lingkungan Hidup.
Made Urip ini juga membenarkan bahwa hanya Bintang Puspayoga yang mewakili Bali dalam kepengurusan DPP yang baru.
“Ya benar, hanya Bu Bintang,” tandas Made Urip yang merupakan mantan anggota DPR RI ini. (*)
Editor : I Made Mertawan