DENPASAR, BALI EXPRESS- Pengprov Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Bali berencana menggeber tinju berkonsep sport tourism bertajuk Boxing for Rookie by Pertina Bali pada 20-22 Agustus mendatang di Denpasar. Di event itu, petinju PON Bali direncanakan akan tampil karena Pertina Bali turut mengundang peserta dari luar yang notabene provinsi yang sedang menyiapkan diri di PON juga.
Ketua Umum Pengprov Pertina Bali Made Muliawan Arya, Senin (2/8) mengungkapkan rencana try in bagi petinju PON Bali itu untuk mengasah teknik, jam terbang dan evaluasi latihan selama ini. Adapun tim yang diundang itu adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, Papua dan Papua Barat. “Sampai sekarang ini yang sudah konfirmasi ikut baru DKI Jakarta dan Jawa Barat saja, sedangkan Papua dan Papua Barat masih belum. Ya semoga saja menjelang event nanti tidak ada pembatasan kegiatan,” tutur Muliawan Arya.
Lebih lanjut pria yang akrab disapa De Gadjah ini mengatakan, tim tinju PON Bali yang dihuni enam petinju kini rutin melakoni latihan selama ini bahkan diberikan kebijakan oleh pihak pemerintah untuk tetap bisa latihan saat PPKM Darurat lalu. “Kami berterima kasih kepada Pemprov Bali dan Pemkot Denpasar yang telah memberikan kebijakan bisa tetap latihan. Namun kami menjalaninya dengan protokol kesehatan sangat ketat. Pasalnya jika tinju tidak latihan sampai dua minggu maka akan hancur dari sisi fisik,” tegas De Gadjah.
Perkembangan selama latihan itu, kata De Gadjah, petinju menunjukkan progress baik dan sangat disiplin termasuk latihan beban seminggu dua kali. Hanya memang masih kekurangan sparing seimbang, meski lalu sempat try out di Batam. Dan dinilai masih dibutuhkan try out setidaknya dua kali lagi termasuk proyeksi di Boxing for Rookie nantinya. “Petinju harus tampil prima dan sangat siap di PON nanti karena kami memiliki target minimal 1 emas dan maksimal 2. Kami tidak mau muluk-muluk dan realistis saja karena daerah lainnya pastinya juga melakukan persiapan,” tandasnya.
Editor : Nyoman Suarna