BALI EXPRESS, DENPASAR - Di Pasraman Ida Lingsir, Jalan Narakesuma Gang VII No 3, Tanjung Bungkak, Denpasar ini, ada sebuah botol toples berisi minyak. Minyak tersebut sering dimohon pamedek sebagai obat urut untuk penyakit tertentu. Apa istimewanya minyak tersebut?
Ida Lingsir menjelaskan, minyak di toples itu terbuat dari daur ulang kelapa Pajati surudan (yang sudah dihaturkan) yang kemudian dibuat menjadi minyak.
"Memang tidak semua dari banten Pajati itu bisa didaur ulang, tapi kelapa daksina dan bunga yang ada di dalam Pajati surudan bisa dibuat menjadi minyak urut. Nah itu lebih berguna kan, tinimbang dibuang begitu saja," jelasnya.
Diakuinya proses menjadikan surudan Pajati menjadi minyak cukup panjang dan menguras waktu. "Jadi proses pembuatannya sama seperti menyuling lengis tanusan biasa, bedanya ini ditambah beberapa bunga kering agar lebih wangi," jelasnya.
Bunga kering yang digunakan merupakan bunga yang berasal dari canang banten Pajati yang sudah selesai dipersembahkan.
"Bukan bunga khusus, tapi bunga dari canang Pajati itu yang dikeringkan, lalu dijadikan campuran minyak," ujarnya.
Minyak tersebut diberikan cuma - cuma kepada pamedek yang ingin minta . "Saya bagikan gratis, siapapun yang mau silakan nunas. Lagi pula, saya hanya berusaha mengurangi sampah banten dan menjadikannya lebih berguna," tandasnya.
Editor : I Putu Suyatra