Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sungai Ayung Ditata Jadi Objek Wisata Baru di Denpasar

I Putu Suyatra • Senin, 23 Mei 2022 | 04:31 WIB
WISATA BARU : Kota Denpasar memiliki objek wisata baru di Tukad Bantara Ayung, Desa Kesiman Petilan, Dentim, Denpasar, Bali. (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)
WISATA BARU : Kota Denpasar memiliki objek wisata baru di Tukad Bantara Ayung, Desa Kesiman Petilan, Dentim, Denpasar, Bali. (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)
DENPASAR, BALI EXPRESS - Kota Denpasar kembali memiliki destinasi wisata baru. Tukad Bantara Ayung yang berada di Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, Denpasar, Bali, ditata dan dipercantik untuk menarik wisatawan.

Diresmikan pada Minggu (22/5) oleh Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, kawasan ini terdapat banyak sumber mata air atau kelebutan dengan debit air yang besar. Selain itu airnya kelebutan ini juga sangat jernih.

Selain suasana asri, di kawasan ini juga terdapat sebuah goa yang merupakan peninggalan zaman perjuangan kemerdekaan. Menurut pemerintah desa setempat, goa ini diemukan secara tidak sengaja saat melakukan penataan. Dinama saat mengikis tanah tiba-tiba muncul goa. Menurut tetua disana, lokasi tersebut memang banyak terdapat goa dan goa ini saat zaman perjuangan kemerdekaan digunakan sebagai tempat persembunyian.

Ketua LPM Desa Kesiman Petilan, I Gede Yogi Pramana mengatakan penataan ini dilaksanakan mulai tahun 2020 lalu. Tahap awal dilakukan dengan melakukan pembersihan di sungai aliran Tukad Ayung ini.

"Setelah bantaran sungai dibersihkan, kami buat jalur tracking. Jalur ini juga sebagai batas antara bantaran sungai dengan tanah masyarakat," ujar Yogi.

Ke depannya kawasan ini akan dijadikan sebagai wahana edukasi tanaman langka. Dimana saat ini sudah ditanam berbagai jenis tanaman langka mulai dari boni, kem, kaliasem, hingga pohon badung.

Sementara itu, Sekdes Desa Kesiman Petilan, Kadek Sudiana menambahkan dalam penataan ini melibatkan masyarakat desa yang dirumahkan, terkena PHK, maupun tidak memiliki pekerjaan.

Selanjutnya, untuk penataan gang masuk ke kawasan ini, digelar lomba menata gang per banjar sehingga gang menuju ke Bantara Ayung ini tertata rapi.

"Di sini kami menyediakan tempat edukasi bagi warga khususnya generasi muda mengenal alam dan tumbuhan langka serta tumbuhan upakara," serunya.

Soal tanaman tersebut, sudah ada 160 jenis tanaman yang ditanam di sini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 60 jenis tanaman tersebut merupakan tanaman langka.

Kedepannya, jika sudah ramai dikunjungi, pihaknya akan membuka stand UMKM yang dikelola oleh warga Kesiman Petilan untuk meningkatkan perekonomian warga.
Photo
Photo
Editor : I Putu Suyatra
#bali #wisata baru #denpasar #sungai ayung