Namun ada sinyal kuat Gubernur Bali Wayan Koster akan mendapatkan rekomendasi untuk pencalonan periode kedua. Tak tanggung - tanggung, sinyal itu muncul dari Ketua Pusat Analisis dan Pengendali Situasi DPP PDIP H. Muhammad Prananda Prabowo, yang tak lain putra dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri atau cucu dari Bung Karno.
Sosok Prananda adalah tokoh sentral di PDIP, bahkan beberapa waktu lalu diberikan tambahan tugas dan wewenang dalam hal disiplin komunikasi politik terkait calon Presiden dan wakil Presiden. Termasuk juga penjaringan calon legislatif.
Sinyal itu beberapa kali muncul, yaitu munculnya salam dua jari dari Prananda. Terakhir Ketua DPD PDIP Provinsi Bali, I Wayan Koster yang juga menjabat sebagai Gubernur Bali, Minggu (20/11) lalu, mendampingi H. Muhammad Prananda Prabowo beserta keluarga mengunjungi Taman Penangkaran Anjing Kintamani di Desa/Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.
Dalam kesempatan itu turut didampingi Bupati Gianyar, Made Agus Mahayastra dan Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, yang keduanya merupakan kader PDIP.
Kunjungan yang dilakukan tersebut sebagai bentuk kepedulian dan kecintaan terhadap satwa ikonik, salah satunya ras anjing Kintamani, Bali.
Dalam kesempatan itu juga, mereka melakukan foto bersama dengan menunjukkan salam dua jari, sebagai tanda dua periode kepemimpinan kader PDIP. Bahkan ada beberapa foto yang beredar, termasuk seluruh anggota keluarga Prananda juga menunjukan salam dua jari.
Hal ini pun 'tanda' bahwa Prananda memberikan sinyal kuat untuk Wayan Koster melanjutkan dua periode kepemimpinannya sebagai Gubernur Bali. Terlebih selama kepemimpinannya Wayan Koster melakukan aksi nyatanya untuk mempertahankan adat tradisi agama dan budaya di Bali.
Langkah nyata mempertahankan kekuatan Bali, selain melalui Perda maupun Pergub, Gubernur Koster juga membangun secara fisik. Mulai penataan Kawasan Suci Pura Besakih yang akan rampung pada awal tahun 2023. Kemudian pembangunan shortcut Buleleng yang awalnya memiliki 25 tikungan menjadi 9 tikungan.
Selanjutnya, pembangunan Jalan Tol Gilimanuk — Mengwi, Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di Kabupaten Klungkung.Juga Pembangunan Pelabuhan Segitiga Emas yang saat ini sudah beroperasi dan sangat membantu akses masyarakat lokal maupun wisatawan menuju Pulau Nusa Penida dari Denpasar dan sebaliknya. Selain itu, masih banyak pembangunan lainnya yang sifatnya penataan maupun pemeliharaan.
Sementara dari segi aturan untuk mempertahankan Bali, Wayan Koster juga membuat Perda Penguatan Desa Adat, Pemanfaatkan Produk Lokal Bali, dan Perda maupun Pergub lainnya yang bertujuan untuk mengajegkan Bali. Sehingga tidak tergerus oleh perkembangan zaman yang modern kedepannya, dan masyarakat Bali tidak terlalu tergantung dengan daerah lain, sebab sudah bisa hidup dari sumber daya alam Bali itu sendiri.
Terkait dengan agenda di Penangkaran Anjing Kintamani, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Bali, I Wayan Sunada, Minggu (4/12), belum bisa memberikan keterangan untuk jumlah anjing Kintamani yang ada saat dikunjungi Politisi PDIP tersebut, karena masih dakam perjalanan ke luar kota. “Masih di pesawat,” ujarnya. (ade/art)