Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Mudra Gelung Agung Pura Besakih Tersambar Petir

I Putu Suyatra • Sabtu, 28 Maret 2020 | 21:47 WIB
Mudra Gelung Agung Pura Besakih Tersambar Petir
Mudra Gelung Agung Pura Besakih Tersambar Petir


AMLAPURA, BALI EXPRESS  - Mudra Gelung Agung di Pura Besakih yang tersambar petir, Sabtu (28/3). Menyikapi hal itu prajuru bersama pinandita di Pura Agung Besakih, Sabtu (28/3) sore ini segera menggelar paruman atau rapat internal. Ini untuk menyikapi sekaligus menentukan keputusan, langkah apa yang akan diambil pasca peristiwa tersebut.


Menurut informasi, Gelung Agung di Pura Penataran Agung Besakih pecah disambar petir sekitar pukul 14.10. Kejadian itu juga dilihat oleh prajuru pura yang saat itu masih ada di area pasucian usai menggelar rapat. Serpihan gelung tersebut juga terpecah dan tersebar sampai ke candi bentar.


 


Warga sekitar pun panik. Sebab suara yang dihasilkan mirip seperti benturan keras. Situasi di pura juga sedang gerimis dan mendung tebal. Banyak yang khawatir peristiwa itu menjadi pertanda akan terjadinya sesuatu.


 


Namun, Bendesa Adat Besakih Jro Mangku Widiartha berpandangan positif. "Kita ketahui bahwa situasi Bali saat ini yang digempur wabah. Mudah-mudahan umat dalam keadaan baik dan selamat. Apa yang terjadi, mudah-mudahan pertanda baik dan kita harus sikapi positif. Tidak pertanda buruk," harap Mangku Widiartha.


 


Terkait peristiwa tersebut, akan digelar rapat internal. Namun pihaknya sudah mengambil keputusan jangka pendek yakni melakukan serangkaian upacara kecil sebagai permohonan maaf kepada Ida Bhatara yang berstana di Pura Agung Besakih. Untuk jangka panjang menyikapi peristiwa tersebut akan dibahas lebih lanjut.


 


Panitia Karya Ida Bhatara Turun Kabeh Pura Besakih akan menghaturkan upacara Guru Piduka pada 30 Maret mendatang. Upacara itu juga memang sudah direncanakan sebelumnya sebagai ungkapan permohonan maaf atas pelaksanaan karya yang dipersingkat menjadi seminggu.


"Rapat ini khusus membahas mudra gelung ini. Jangka pendeknya, akan dihaturkan prayascita. Kami juga rapat ke Denpasar dengan PHDI terkait pelaksanaan Ida Bhatara Turun Kabeh. Memang upacara Guru Piduka sudah kami rencanakan dan ngaturang prayascita nanti bersamaan," imbuhnya.

Editor : I Putu Suyatra
#bali #karangasem