TABANAN, BALI EXPRESS - Seorang pria ditemukan meninggal dunia di sebuah penginapan di Banjar Candikuning I, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Minggu (12/7) sekitar pukul 15.00 Wita.
I Gusti Ngurah Gede Arimbawa, 51, alamat Jalan Halmahera Nomor 26, Desa Dauh Puri Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, ditemukan tak bernyawa di dalam kamar nomor 3 di salah satu home stay di Candikuning, diduga karena sakit nyeri pada dada.
Peristiwa itu bermula ketika pada hari Minggu (12/7) sekitar pukul 10.00 Wita, korban menjemput saksi yang mengaku sebagai teman korban, Ni Komang Ayu Saridewi, 40, alamat Jalan Kepundung, Denpasar di Payangan, Gianyar. Korban menggunakan mobil Nissan warna hitam DK 1890 AJ, kemudian berangkat menuju Kebun Raya Eka Karya Bedugul.
Karena Kebun Raya tutup, maka keduanya hendak kembali ke Denpasar. Namun, dalam perjalanan korban mengeluh sakit pada dada, sehingga saksi berinisiatif mengajak korban untuk beristirahat di home stay di Candikuning. Tak lama kemudian, korban kembali mengeluh jika dadanya semakin sakit dan meminta saksi untuk membeli obat maag di swalayan terdekat.
Obat maag itu kemudian diminum korban. Sayangnya setelah minum obat, korban menggigil dan minta untuk diselimuti. Sekitar satu jam korban terbangun kemudian kejang-kejang sekitar 3 menit. Saksi yang panik berlari keluar kamar dan meminta bantuan kepada karyawan penginapan untuk mengantar korban ke Rumah Sakit terdekat. Namun, saat kembali ke kamar, korban sudah tak bernapas dan meninggal dunia. Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Baturiti.
Selanjutnya pada pukul 16.00 Wita, personel Polsek Baturiti bersama tim medis Puskesmas Baturiti tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dengan menggunakan APD lengkap. Dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sehingga diduga korban meninggal dunia akibat sakit.
Kapolsek Baturiti AKP Fachmi Hamdani membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan permohonan dari pihak keluarga, lanjut AKP Fachmi Hamdani, jenazah korban tidak dilakukan otopsi dan mengikhlaskan kepergian korban sebagai sebuah musibah. "Pukul 19.45 Wita jenazah kita evakuasi dengan bantuan BPBD Tabanan dan ambulans RS Semara Ratih Luwus untuk selanjutnya dirujuk ke RSUP Sanglah," tegasnya.
Editor : I Komang Gede Doktrinaya