Informasi dihimpun Bali Express (Jawa Pos Group) malam itu, aksi tersebut dikakukan pria yang kerap disapa Jembung, yang beralamat di Desa Buana Giri, Kecamatan Bebandem. Sontak saja aksinya tersebut membuat karyawan di konter HP itu ketakutan. Bahkan, terlihat ada karyawan perempuan yang sampai menangis.
Tak berselang lama, adik dari pemilik usaha tersebut yang bernama Husman langsung mendatangi konter tersebut. Sesampainya disana, didapati telah terjadi keramaian. “Langsung saya dicari (Jembung), dipukul, saya menghindar, tidak terasa kena telinga saya. Saya tidak kenal dengan dia,” ujarnya malam itu ketika melaporkan ke Polres Karangasem.
Tak cukup sampai disitu, Jembung diakui telah melakukan pengerusakan. Beberapa barang yang berada di tempat tersebut dibanting, seperti sound system, meja, dan kursi. “Kaca karena tebal tidak bisa dirusak,” lanjutnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Karangasem AKP Aris Setiyanyo, seizin Kapolres Karangasem AKBP Ricko AA Taruna, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30. Untuk saat ini, belum diketahui motif dari insiden itu. Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini.
Mengetahui alamat terlapor, jajaran Reskrim Polres Karangasem menjemput Jembung malam itu. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan. “Ini baru kami periksa, karena kejadian baru tadi malam (Kamis malam),” pungkasnya. (dir)