Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Playground hingga Skate Park Lengkapi Penataan Pantai Kuta

I Komang Gede Doktrinaya • Jumat, 20 Januari 2023 | 01:02 WIB
PENUNJANG: Playground yang dibangun sebagai bagian penataan Pantai Kuta.  Ist
PENUNJANG: Playground yang dibangun sebagai bagian penataan Pantai Kuta.  Ist
BADUNG, BALI EXPRESS - Dalam penataan Pantai Seminyak, Legian, dan Kuta (Samigita) tidak hanya berfokus untuk mempercantik kawasan. Melainkan sejumlah sarana lainnya, seperti playground, outdor gym dan skate park juga disiapkan. Tentunya hal ini akan menjadi sarana penunjang bagi masyarakat yang akan rekreasi. Seluruh sarana tersebut akan dapat dinikmati di Pantai Kuta.

Project Manager Tunas Jaya Sanur (TJS) - Bianglala KSO, Nyoman Agus Sandika mengatakan, saat ini progres penataan Pantai Samigita sudah mencapai 97 persen. Meski demikian, pengerjaannya tetap dikebut agar nantinya dapat terselesaikan sebelum jatuh tempo pada 6 Februari 2023.

“Secara kelengkapan mayor yang masih kegiatan di bangunan tsunami shelter, kemudian ada beberapa bangunan penunjang, seperti toilet, kami masih melakukan pelengkapan,” ujar Agus Sandika saat dikonfirmasi Rabu (18/1).

Selain bangunan besar, ia menyebutkan, di Pantai Kuta juga akan dilengkapi playground, outdor gym, dan skatepark. Penyiapan beberapa fasilitas ini, diakuinya berdasarkan permintaan masyarakat Kuta.

“Sesuai dengan kontrak lokasi playground di segmen III kalau di tempat lain cuma outdor gym, seperti yang ada di Lapangan Puputan Badung. Itu disebar di beberapa lokasi, di Sekeh (segmen I), segmen II, segmen III. Sementara di segmen IV akan ada skatepark,” ungkapnya.

Untuk pembangunan playground, lanjutnya, telah ditentukan dari kontrak awal. Playground ini digunakan sebagai pelengkap dari adanya area kuliner. Sehingga anak-anak dapat menggunakan sambil menikmati kuliner. “Saat ini sudah diselesaikan pembangunannya. Ada tiga permainan yaitu jungkat-jungkit, ayunan, dan perosotan,” bebernya.

Menurutnya, ada juga beberapa fasilitas olahraga lain yang rencananya dibangun. Namun saat dilakukan review ulang ternyata di beberapa lokasi tidak memungkinkan untuk dilakukan pembangunan. Sehingga pembangunan beberapa fasilitas tersebut terpaksa dibatalkan.

“Dulu ada permintaan penyiapan lapangan futsal dan voli. Karena media lahan tidak ada akibat abrasi, kalau dipaksakan pedestrian tidak bisa. Sehingga disesuaikan,” jelasnya.

 
Photo
Photo
Editor : I Komang Gede Doktrinaya
#Penataan Pantai Kuta #Playground hingga Skate Park